Categories
Budidaya

Budidaya Rumput Laut

Budidaya Rumput Laut

Budidaya Rumput Laut

Pengertian Rumput Laut

Rumput laut adalah salah satu produk perikanan utama di Indonesia. Ada 2 jenis ganggang yang dikonversi menjadi produk pertanian, yaitu Gracilaria spp dan Eucheuma spp. Untuk meningkatkan kontribusi rumput laut terhadap pembangunan nasional, pemerintah telah menetapkan strategi berikut:

1. Pengembangan bertahap di area potensial.

2. Menyediakan benih yang memadai dan berkualitas.

3. Orientasi intensif

4. Pendekatan sistem operasi penangkapan ikan

Budidaya rumput laut adalah salah satu perikanan yang diharapkan menjadi andalan dan berkontribusi terhadap peningkatan produksi di sektor perikanan Indonesia.

 

Metode Budidaya Rumput Laut

Ada 3 jenis metode yang digunakan untuk rumput laut sejauh ini:

1. metode dasar mengangkat menggunakan tumpukan kayu

2. Metode rakit menggunakan bingkai bambu

3. metode peregangan sabuk menggunakan tali dan pelampung

Untuk tumbuh menggunakan metode tali dan pelampung, dapat dilakukan dengan peralatan sederhana, yaitu menggunakan botol air mineral yang digunakan dalam ukuran 600 dan 1500 ml. Penggunaan botol bekas memiliki beberapa keunggulan:

1. murah dan mudah dibawa

2. Penggunaan limbah.

3. Tentu, tidak ada yang mencuri, karena harganya murah.

Harus dipertimbangkan dalam teknik menanam rumput laut, ganggang tidak boleh mengapung di permukaan air, tetapi permukaan air harus memiliki kedalaman 10-15 cm. Hal lain yang perlu diingat saat merawat ganggang adalah menjaga ganggang bersih dari lumpur dan kotoran.

 

Faktor Penting Pendukung Budidaya Rumput Laut

Faktor penting yang mendukung keberhasilan budidaya rumput laut adalah pemilihan lokasi. Faktor yang perlu dipertimbangkan ketika menentukan lokasi budidaya alga adalah faktor risiko, faktor keberhasilan, dan faktor ekologis. Pemilihan tempat penanaman harus dilakukan sesuai dengan karakter laut yang akan digunakan sebagai tempat penanaman. Misalnya, tempat di sekitar pelabuhan tidak pernah dapat digunakan sebagai tempat penanaman karena mengganggu kegiatan pelabuhan dan terganggu.

Dalam budidaya rumput laut, kegiatan pemeliharaan yang dilakukan selama pertumbuhan alga termasuk membersihkan kotoran dan puing-puing yang menempel pada alga, memproses ikatan yang rusak atau longgar, mengganti tali dan pelampung yang rusak, dan melindungi tanaman dari serangan predator seperti ikan. dan penyu.

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/